Pecco Bagnaia kembali menegaskan komitmennya bersama Ducati, menyatakan bahwa dirinya ingin “selamanya” membela pabrikan asal Borgo Panigale tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi bursa pembalap MotoGP 2026 yang mulai memanas, terutama setelah beberapa tim besar dikabarkan tertarik merekrut juara dunia dua kali itu.
Bagnaia menegaskan bahwa Ducati bukan sekadar tim, melainkan rumah yang membesarkan dan membawanya meraih puncak karier. “Saya ingin bertahan di Ducati selama mungkin. Ini tempat terbaik untuk saya, dan saya merasa hubungan kami sudah seperti keluarga,” ujarnya.
Sejak debut bersama tim pabrikan Ducati pada 2021, Bagnaia berhasil membawa motor Desmosedici ke era kejayaan baru. Ia memenangi gelar MotoGP 2022, mempertahankannya pada 2023, dan terus menjadi tulang punggung pengembangan motor Ducati hingga saat ini.
Konsistensi Bagnaia juga membuat Ducati tak ragu mempertahankannya sebagai ikon utama tim, meski bursa pembalap semakin kompetitif dengan munculnya nama-nama muda seperti Jorge Martín dan Marco Bezzecchi. Namun bagi Bagnaia, fokusnya tetap sama: tampil cepat dan membela Ducati.
Dengan kontrak yang masih berjalan dan hubungan kuat antara keduanya, masa depan Bagnaia tampaknya belum akan lepas dari warna merah Ducati. Para fans pun berharap kemitraan ini terus berlanjut dan membawa lebih banyak gelar dunia di musim-musim mendatang.











