Brendan Fraser ternyata pernah berada di ambang menjadi Superman dalam sebuah proyek film yang kini hanya tersisa sebagai legenda Hollywood. Pada awal 2000-an, Warner Bros. sedang mengembangkan Superman: Flyby, sebuah proyek ambisius yang ditulis J.J. Abrams. Di antara sejumlah aktor ternama yang ikut audisi, Fraser menjadi kandidat terkuat untuk mengenakan jubah merah sang Man of Steel.
Fraser bahkan sudah melakukan screen test lengkap—mengenakan kostum Superman, menjalani uji adegan, hingga difoto dalam berbagai pose ikonik. Ia mengaku pengalaman itu sangat besar dan penuh tekanan, mengingat Superman bukan sekadar karakter, melainkan simbol budaya pop yang dihormati lintas generasi.
Meski prosesnya berjalan jauh, film tersebut tak pernah diproduksi. Pergantian sutradara, tarik-ulur kreativitas, serta problema internal studio membuat proyek itu dibatalkan. Peran Superman akhirnya berpindah ke versi film lain bertahun-tahun kemudian.
Fraser tidak menyimpan penyesalan. Ia menyebut bahwa kesempatan itu adalah bagian dari perjalanan kariernya, dan tidak mendapatkan peran sebesar Superman justru membawanya ke jalan yang lebih luas dan beragam. Kini, setelah comeback gemilangnya lewat The Whale, kisah “nyaris jadi Superman” ini semakin menjadi catatan menarik dalam perjalanan seorang aktor yang dicintai banyak orang.











