Search
Close this search box.

Mengenang Sang Istri, Petani Argentina Membuat Taman Berbentuk Gitar

"Setiap pohon harus ditanam dengan jarak tiga meter dan pohon yang mereka tanam seringkali dimakan oleh kelinci dan marmut liar."

Sebagai bentuk kasih sayang dari mendiang istrinya yang telah meninggal dunia, seorang petani di Argentina bernama Pedro memilih membuat taman gitar rakasa karena istrinya Graciela Yraizoz merupakan wanita yang sangat menyukai gitar.

Pasangan ini telah dikaruniai 4 orang anak. Graciela pernah meminta suaminya untuk membuatkan ladang berbentuk gitar. Sayangnya, Graciela tidak sempat melihat taman tersebut. Karena ia meninggal dunia pada tahun 1977 saat mengandung anak ke-5 mereka.

Karena kematian istrinya tersebut, Pedro sangat terpukul hingga dirinya langsung berinisiatif untuk memenuhi keinginan istrinya tersebut. Pedro dibantu oleh keempat anaknya, mulai membuat taman gitar raksasa tersebut pada tahun 1979, dua tahun setelah kepergian istrinya. Mereka bersama-sama menanam 7.000 pohon.

Tidak mudah membuat taman tersebut, setiap pohon harus ditanam dengan jarak tiga meter dan pohon yang mereka tanam seringkali dimakan oleh kelinci dan marmut liar. Sehingga mereka harus menanamnya berulang kali. Meski begitu, banyak pohon yang tetap tumbuh hingga gitar raksasa tersebut semakin terlihat. Pedro menggunakan pohon cemara untuk membuat string dan lubang suara berbentuk bintang. Kalian dapat melihat gitar raksasa ini, saat melintasi wilayah Pampas di Argentina. Meski banyak orang yang mengatakan tamannya sangat indah, Pedro belum pernah melihat taman buatannya secara langsung, karena ia takut ketinggian. Sehingga hanya bisa melihat taman tersebut melalui foto.